Sperma adalah sel reproduksi pada pria

Cara Memperbanyak Sperma Secara Alami dan Cepat
Tips Memperbanyak dan Meningkatkan Kualitas Sperma
Post by: Harvest Supplement in Artikel Kesehatan

Jumlah dan kualitas sperma yang rendah dapat menghambat Anda untuk memiliki keturunan. Dalam dunia medis, kondisi tersebut dinamakan oligospermia. Produksi sperma dikatakan rendah apabila jumlahnya kurang dari 15 juta/ml atau kurang dari 39 juta per ejakulasi. Biasanya, oligospermia ditandai dengan libido rendah, rasa nyeri dan pembengkakan di area testis, atau kerontokan bulu pada wajah maupun area tubuh lainnya yang juga merupakan gejala abnormalitas hormon.

Baca juga : Sulit Punya Keturunan? Kucing Kesayangan Anda Bisa Jadi Penyebabnya

Berdasarkan jurnal Mayo Clinic, menurunnya jumlah sperma disebabkan faktor medis dan lingkungan. Faktor medis tersebut dapat berupa masalah ejakulasi dini, antibodi yang menyerang sperma, tumor, varicocele (bengkak pada pembuluh vena testis), kelainan kromosom, hingga kelainan bentuk testis.

Sementara itu, faktor lingkungan dan paparan zat kimia juga banyak mempengaruhi kualitas sperma. Orang-orang yang sering bekerja di lingkungan dengan paparan logam berat dan industri kimia berisiko mengalami kelainan pada produksi spermanya. Radiasi dan kondisi testis yang terlalu panas pun dapat menurunkan produksi sperma. Butuh waktu setidaknya tujuh tahun agar produksi sperma kembali normal pada pria yang mengalami paparan sinar radiasi.

Sperma adalah sel reproduksi pada pria yang diproduksi oleh testis. Sperma mulai diproduksi saat pubertas hingga pria meninggal. Memperbanyak sperma adalah hal penting bagi pria supaya bisa menghasilkan keturunan. Sperma yang sehat ukurannya seperti setengah sendok makan atau lebih dan memiliki 15 juta sperma per milimeter. Namun bila sperma yang dihasilkan kurang dari setengah sendok, hal tersebut menandakan kurangnya kualitas sperma. Kualitas sperma yang tidak bagus akan menyebabkan sulitnya pembuahan pada rahim.
ads

Sperma dengan kualitas buruk akan mati sebelum sampai ke sel telur karena sperma berenang sangat lambat. Sperma yang sehat memiliki kepala oval dan ekor yang panjang dan bekerja sama untuk mendorong satu sama lain untuk maju dan bergerak cepat, menggeliat, dan berenang menembus sel telur melalui leher rahim. Semakin banyak sperma yang sehat, maka kemungkinan terjadinya kehamilan akan semakin besar.